Sunday, 31 July 2016

CONTOH PEMBUATAN SILABUS SENI RUPA KURIKULUM 2013 TERBARU (SAAT IHT DI SMAN 2 PADALARANG)



Assalamualaikum Wr.Wb. 

Pada hari Jumat dan Sabtu kemarin tepatnya tanggal 29-30 Juli 2016, saya mengikuti IHT (In House Training) di sekolah tempat saya mengajar yakni SMAN 2 Padalarang, Bandung Barat. Dan disini saya ingin berbagi sedikit ilmu yang saya dapat khususnya yang berkaitan dengan bidang seni rupa yang semoga saja dapat bermanfaat bagi para pembaca. 


Apa yang saya dapat sewaktu IHT ini salah satunya yaitu bagaimana cara menyusun Silabus sesuai dengan kurikulum K-13. Silabus menjadi penting karena silabus ini menjadi acuan bagi guru dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Disini saya memberikan contoh bagaimana membuat silabus mata pelajaran Seni Budaya bidang Seni Rupa untuk kelas XI semester ganjil. Okay kita mulai saja.
Langkah pertama buatlah identitas silabusnya, mulai dari nama satuan pendidikan alias nama sekolahnya, nama mata pelajaran, kelas/semester,dan Kompetensi inti. Untuk Kompetensi Inti atau sering disingkat menjadi KI sudah ada rumusan tetapnya, untuk bidang Seni Rupa yakni sebagai berikut.


Kompetensi Inti pada kelas X s.d XII

Kelas X
Kelas XI
Kelas XII
KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunias
KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI 3 Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya  tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
KI 4 Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan


Kemudian buatlah tabel (bentuknya bebas tidak ada aturan khusus) yang berisi kolom Kompetensi Dasar, Materi Pokok, Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu dan Sumber Belajar (standarnya seperti itu tetapi boleh dikembangkan bila perlu).
Untuk Kompetensi Dasar atau sering disingkat menjadi KD, sudah ada rumusan tetapnya juga. Disini pula untuk Materi Pokok dan Pembelajaran sudah ada rumusannya yakni sebagai berikut.


SENI RUPA
Alokasi waktu : 2 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
3.1 Memahami konsep, unsur, prinsip, bahan, dan teknik dalam proses berkarya seni rupa

4.1 Membuat karya seni rupa dua dimensi menggunakan berbagai bahan dan teknik dengan melihat model

·         Konsep, unsur, prinsip, bahan dan teknik dalam berkarya seni rupa.
·         Pembuatan karya seni rupa dua dimensi menggunakan berbagai media dan teknik dengan melihat model


·     Mengamati dan mengklasifikasi unsur, prinsip dan bahan dalam karya seni rupa
·     Mengamati dan mengklasifikasi  teknik dalam berkarya seni rupa
·     Mempresentasikan hasil pengamatan terhadap unsur, prinsip, bahan dan teknik dalam berkarya seni rupa
·     Membuat karya seni rupa dua dimensi dengan melihat model:
a.    benda mati
b.    benda hidup
c.    foto/gambar
·      Berkarya seni rupa dua dimensi eksplorasi dengan berbagai media dan teknik
3.2 Memahami  karya seni rupa berdasarkan, jenis, tema, dan nilai estetisnya
4.2 Membuat karya seni rupa tiga dimensi dengan melihat model
·        Karya seni rupa tiga dimensi  
     berdasarkan, jenis, tema, dan nilai estetis.
·        Pembuatan karya seni rupa tiga dimensi dengan melihat model
·      Mengamati dan mengklasifikasi karya seni rupa berdasarkan jenis, tema dan nilai estetisnya
·      Mempresentasikan hasil pengamatan  terhadap jenis, tema dan nilai estetis dalam karya seni rupa
·      Membuat karya seni rupa tiga dimensi dengan melihat model:
a.    benda mati
b.    benda hidup
c.    foto/gambar
·      Bereksplorasi dengan berbagai media  dan teknik
·      Mengkomunikasikan konsep hasil eksplorasi berkarya tiga dimensi dengan berbagai media dan teknik.
3.3 Memahami konsep
      dan prosedur
      pameran  karya seni rupa
4.3 Menyelenggarakan pameran hasil karya seni rupa dua dan tiga dimensi
      yang dibuat
      berdasarkan  melihat model
·      Konsep dan prosedur pameran karya seni rupa
·      Pelaksanaan pameran hasil karya seni rupa dua dan tiga dimensi yang dibuat berdasarkan  melihat model
·     Mengamati dan mengklasifikasi konsep dan prosedur pameran karya seni rupa
·     Mempresentasikan hasil pengamatan terhadap konsep dan prosedur pameran karya seni rupa
·     Merencanakan dan melaksanakan pameran karya sendiri di dalam kelas
·     Mempresentasikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan pameran secara tulis dan lisan.

3. 4 Memahami  konsep, prosedur dan fungsi kritik dalam karya seni rupa
4.4  Membuat deskripsi karya seni rupa berdasarkan pengamatan dalam bentuk lisan atau tulisan
·      Konsep, prosedur
    dan fungsi kritik
    dalam karya seni     
    rupa
·      Pembuatan deskripsi karya seni rupa berdasarkan pengamatan dalam bentuk lisan atau tulisan
·     Mengamati konsep, prosedur dan fungsi kritik dalam karya seni rupa
·     Mempresentasikan hasil pengamatan terhadap konsep, prosedur dan fungsi kritik dalam karya seni rupa
·     Mendeskripsi karya seni rupa secara lisan maupun tertulis.
·     Mempresentasikan hasil deskripsi karya seni rupa secara tertulis dan lisan
 


Sehingga kita tinggal merumuskan kolom-kolom yang tersisanya saja yakni kolom Penilaian, Alokasi Waktu dan Sumber Belajar.
Dan berikut contoh Silabus Seni Rupa kelas XI K-13 yang saya buat.



 Untuk Sumber Belajar, jika yang dipakai adalah sumber dari internet maka sebaiknya tulislah alamat situs/website yang kita pakai secara lengkap, hindari kebiasaan menulis ‘Sumber ajar dari Internet’ karena kurang memberikan kejelasan kepada orang yang membacanya.

Okey sekian dari saya semoga tulisan ini dapat bermanfaat. Amin…

PRAKTIK MENGGAMBAR BENTUK, MATERI SENI RUPA DUA DIMENSI DI SMK CENDEKIA BATUJAJAR



Assalamualaikum Wr. Wb.

Hari ini saya akan berbagi pengalaman mengajar saya di SMK Cendekia Batujajar, cukup singkat memang pengabdian saya di sana, hanya sekitar 4 bulan, namun setidaknya ada yang bisa saya bagi pada kalian dari moment yang singkat tersebut, yaitu postingan ini, yang semoga saja dapat enjadi inspirasi bagi kalian.

Okey kita mulai saja.

Salah satu materi Seni Rupa baik di SMA maupun di SMK untuk kelas X (kurikulum apapun) pasti ada materi “Pembuatan karya seni rupa dua dimensi menggunakan berbagai media dan teknik dengan melihat model”. Apa itu karya seni rupa dua dimensi? Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar saja atau karya yang hanya bisa dinikmati dari satu arah pandang saja, contohnya gambar dan lukisan. Sedangkan karya seni rupa 3 dimensi yaitu karya seni rupa yang dapat dinikmati dari segala arah, contohnya patung.

Okey, untuk materi yang saya sebutkan tadi, pada hari pertama saya memaparkan dulu konsep-konsep yang berkaitan dengan karya seni rupa dua dimensi, lalu memberikan contoh-contoh karya seni rupa dua dimensi untuk diapresiasi dan kemudian meminta siswa-siswi untuk menganalisis konsep,media dan teknik pembuatan dari karya-karya yang ditunjukkan ke siswa. Naaah… baru pada pertemuan kedua kita melakukan praktek dengan terlebih dahulu siswa diminta melakukan persiapan berupa kertas gambar, pensil dan penghapus.

Prakteknya mudah saja.Kami melakukannya tepatnya pada hari Rabu tanggal 18 Mei 2016.
Susunlah meja dan kursi siswa melingkar di mana objek yang akan digambar diposisikan di tengah, seperti pada foto berikut ini.


Disini saya menggunakan benda-benda yang ada di dapur sekolah sebagai objek, hehehe (biar ga repot)..


Dan berikut salah satu contoh karyanya, Namanya Kevin Julio dari kelas X jurusan Teknik Kelistrikan.


Dengan proses pembelajaran seperti ini tentunya kita akan mendapat hasil yang beragam dari setiap siswa tergantung dari sudut pandang mana yang diambil.

Dan sebaiknya praktik ini tidak dilakukan hanya sekali, minimal dua kali yang dilaksanakan secara berkesinambungan agar terjadi peningkatan skill siswa dengan terlebih dahulu mengevaluasi kekurangan pada karya siswa sebelumnya dan memberikan arahan agar hasilnya menjadi lebih baik.
Pada praktik ke dua saya masih menggunakan material yang dipinjam dari dapur sekolah hehehe namun saya memilih objek-objek yang lebih rumit untuk digambar, seperti pada foto berikut ini.


Dan siswa-siswi pun begitu semangat mengerjakannya..


Okay…begitulah pengalaman praktek mengajar saya di SMK Cendekia Batujajar, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi siapa saja, Amiiiiin….

Tuesday, 3 May 2016

Karya Seni Dari Limbah Pemantik Api

Ada yang unik saat saya mengajar di SMK Mahardika Batujajar, karena saya masih sangat baru mengajar di sekolah tersebut maka saya mencoba meng-exsplore minat dan bakat siswa-siswa di bidang seni rupa dan mencoba mencari tahu apa yang menjadi local genius di bidang seni rupa di daerah saya ini.

Bulan Maret lalu diselenggarakan UTS dan banyak anak didik saya mendapatkan nilai di bawah KKM sehingga harus remedial. Saya kemudian memberikan tugas berkarya untuk remedial mereka. Tugasnya mudah, buatlah karya seni yang dapat dipamerkan, dengan syarat setiap anak tidak boleh sama. Saya kemudian menanyai mereka satu persatu..”kamu mau bikin apa?” dan jawabannya beragam, ada yang mau membuat kerajinan-kerajinan yang unik dan fungsional seperti lampion, tempat pinsil dari bamboo yang dihias, ada yang mau membuat lukisan, ada yang mau membuat gantungan kunci yang unik, bahkan ada yang membuat sapu lidi dari limbah daun kelapa, dan saya mensuport minat mereka semua.

Dan berikut ini adalah karya dua orang siswa saya yang menarik hari saya. Kedua anak ini membuat karya seni berbentuk miniature sepedah motor dari limbah pemantik api (kalo saya sih biasa menyebut dengan istilah ‘bensin’). Modal nya hanya pemantik api bekas dan lem besi (superglue) tapi hasilnya sungguh membuat saya terkesan.

Berikut ini hasil karya seni dari limbah pemantik api tersebut.

Karya : Angga Agung A (Kelas X MO 2)





Karya : Dandi Aditya R (Kelas X MO 2)




Menarik kan?? Saya harap saya bisa menemukan karya-karya yang lebih menarik lagi di sini. Dan saya harap tulisan ini bisa bermanfaat bagi kalian. Amin…

Sunday, 3 January 2016

RISA MENJADI SARJANA PENDIDIKAN SENI RUPA

Teman-teman, Alhamdulillah sekali beberapa waktu lalu tepatnya pada hari Selasa tanggal 15 Desember 2015 saya di wisuda. Yeee…… Jadi gelar saya Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Program Studi Pendidikan Seni Rupa. Yeeee…..
Eh, sebelumnya flashback dulu, kan sebelum wisuda ada moment ujian sidang. Aku waktu itu ujian siding tanggal 19 Agustus 2015. Nah berikut foto aku pas hari ujian sidang sama temen-temen aku nih..




Nah kalo ini baru foto aku pas beres prosesi wisuda..
 



Ini foto aku sama teman-temanku tersayang…


 

Dan ini foto aku sama mamah dan sama keponakan aku..



Alhamdulillah ya Allah segala kekhawatiranku telah sirna. Semoga Engkau bukakan pintu dan jalan rezeki yang barokah untukku. Amin….  

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | ewa network review
SEO Links Exchanges, Blog Link Building Service Build Your Links For Free, Links Building Service SEO Links Attitude | Free SEO Links Building Free Backlink Service, Links Building 4 Free